Bagaimana cara menanam cabe dalam polybag atau pot? Cabe merupakan
komoditi pertanian yang harganya fluktuatif. Harganya mengalami kenaikan serta
penurunan yang drastis setiap tahun. Terlebih lagi saat mendekati hari-hari
besar seperti lebaran, bisa dipastikan harga cabe akan meroket. Bahkan hingga
mencapai Rp 80.000/ kg dipasar tradisional. Namun kenaikan harga ini akan
sangat kontras jika memasuki masa panen masal musim cabe. Harga cabe akan
kembali normal bahkan cenderung murah.
![]() |
| Cara Menanam Cabe Dengan Polybag |
Cara menanam cabe menggunakan pot atau polybag
sangat mudah dan praktis. Selain itu juga sangat menghemat ruang. Salah satu
trik untuk menghemat ruang dan menampung banyak polybag adalah dengan model
susun. Ya, kita dapat membuat rak dari bambu yang sederhana untuk meletakkan
polybag ataupun pot tanaman kita. Pada dasarnya menanam cabe dengan polybag ini
bisa dilakukan siapa saja karena kemudahannya. Namun kenapa masyarakat masih
banyak yang enggan untuk mencobanya. Saat harga cabe merah maupun cabe rawit
sedang melambung, kebanyakan hanya bisa berkomentar dan menuntut pemerintah
untuk menstabilkan harga cabe dipasaran. Padahal mereka telah diberi cara
alternatif untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga dengan menanam sendiri
menggunakan polybag.
Beberapa jenis cabe yang biasanya
mengalami lonjakan harga ialah cabe merah keriting dan cabe rawit. Dua jenis
cabe inilah yang paling laku dipasaran. Sebagai pencegahan mengalami dampak
kenaikan harga cabe, mari kita galakkan menanam cabe dengan media polybag.
Menanam cabe pada polybag tidak jauh beda dengan proses tanam cabe pada lahan
yang luas. Hanya perbedaan lahan yang menjadi faktor pembeda utama. Cabe dapat
hidup subur hingga ketinggian 2000 meter serta dalam suhu 24 hingga 27 derajat
celsius. Namun biasanya masih dapat bertahan pada suhu dibawah ataupun diatas
suhu tersebut.
Keuntungan menanam cabe dengan polybag
Jenis cabe yang cocok ditanam dengan media
polybag ini adalah cabe keriting dan cabe rawit. Ada beberapa keuntungan yang
kitaa dapat saat menggunakan media tanam polybag. Dari segi harga jelas
penggunaan polybag ataupun pot lebih murah. Penggunaan ruangan yang tidak
terlalu besar membuat kita dapat mengontrol pertumbuhan tanaman cabe dari
penggunaan tanah, pupuk kompos, ataupun perawatan. Penggunaan polybag juga
memungkinkan kita menanam cabe kapan saja. Saat panen, hasil tanam kita
menggunakan polybag pasti cukup untuk memenuhi kebutuhan harian dapur kita.
Sehingga tidak perlu merogoh kocek lagi untuk membeli cabe saat harga cabe
dipasaran sedang melonjak.
Pemilihan benih cabe
Proses pertama dan paling penting dalam proses menanam cabe adalah
pemilihan bibit cabe yang berkualitas. Ada banyak varietas cabe yang dijual
dipasaran. Ada cabe hibrida serta cabe lokal. Masing-masing memiliki kelebihan
kelemahan. Kelebihan cabe hibrida umunya menghasilkan cabe yang lebih banyak
dibanding cabe lokal. Namun pada beberapa jenis cabe hibrida ini dianjurkan
perawatan menggunakan pupuk tertentu, jadi tida asal pupuk. Sedangkan cabe
lokal memiliki kelebihan dari segi perawatan. Cabe lokal lebih mudah
beradaptasi, lebih kuat dan dapat tumbuh pada berbagai lingkungan. Sedangkan untuk
perawatan cabe lokal cenderung biasa, tidak harus menggunakan produk-produk
perawatan yang khusus merk a, b,c. Namun jika dari segi produktivitas, cabe
lokal masih kalah dibanding cabe hibrida.
![]() |
| Bagaimana Cara Menanam Cabe Dengan Polybag |
Penyemaian benih cabe
Sebaiknya dalam proses menanam biji cabai, tidak langsung menanam
biji setelah dikeringkan. Namun kita harus melalui proses penyemaian terlebih
dahulu. Hal ini berfungsi untuk memilih benih cabe yang berkualitas, memisahkan
benih cabe yang tumbuh bagus dengan yang kerdil. Selain itu proses penyemaian
ini juga bermanfaat untuk menghemat polybag. Tidak maukan jika polybag yang
kita gunakan justru menghasilkan banyak benih yang gagal ?.
Proses penyemaian benih cabe diawali dengan perendaman biji cabe
dalam air hangat selama setengah jam. Dilanjutkan dengan perendaman dalam
larutan perangsang akar selama satu hari satu malam. Jangan lupa biji cabe yang
mengapung harus kita buang. Karena ini merupakan ciri-ciri biji cabe yang tidak
bagus. Untuk media tanam sendiri kita bisa menggunakan berbagai media. Seperti membuat
petakan tanah dengan menggunakan baki.
Campur tanah dengan kompos dengan perbandingan 1:1. Diatasnya buat
larikan dengan panjang 10cm. Kemudian masukkan biji cabe dengan jarak 7.5cm.
kemudian siram dengan air secukupnya untuk membasahi tanah. Tutup dengan tanah
kembali atau menggunakan abu. Kemudian tutup dengan karung goni basah selama 3
hari.
Usahkan agar karung goni tetap dalam keadaan basah. Pada hari keempat
biasanya sudah muncul bibit dari permukaan tanah. Tutupi dengan plastik
transparan untuk mengurangi sinar dan panas matahari yang berlebih untuk
melindungi benih cabe. Tanaman akan siap dipindahkan pada polybag setelah
memiliki 3 atau 4 lembar daun yang berukuran sedang. Atau pada usia 3 minggu. Jangan
lupa untuk tetap menjaga kondisi kelembaban pada media tanam agar benih dapat
tumbuh dengan baik.
Penyiapan media tanam benih cabe
Proses selanjutnya adalah memindahkan benih cabe pada media tanam.
Namun sebelum memindahkan benih cabe pada polybag atau pot kita harus mengatur
media tanam terlebih dahulu. Wadah yang digunakan usahakan untuk menggunakan
polybag atau pot yang berukuran besar. Hal ini bertujuan untuk mendukung
pertumbuhan cabe dengan menyediakan runag yang besar. Selain itu juga untuk
menopang pertumbuhan cabe yang rimbun. Jangan lupa beri lubang pada bagian
bawah untuk membuang air agar akar tanaman tidak busuk karena kondisi yang
terlalu basah becek.
Cara menanam cabe dalam polybag dapat menggunakan media tanam dari
campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam dan lainnya. Beberapa
contoh komposisi media tanam diantaranya adalah :
(1) Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1,
(2) Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan
komposisi 1:1:1,
(3) Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1. Apabila
menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah matang jangan
gunakan yang masih baru.
Buat sehalus mungkin media tanam dengan ayakan. Agar proses
pertumbuhan lebih cepat. Pada bagian dalam polybag lapisi dengan sabut kelapa
atau pecahan genteng. Tambahkan 3 sendok NPK dengan komposisi media tanam
diatas tersebut. Kemudian aduk agar campuran ini merata. Penggunaan pecahan
genteng serta sabut kelapa bertujuan agar tidak banyak genangan air pada daerah
pertumbuhan akar. Media tanam harus sudah siap 2 minggu sebelum proses
penanaman. Hal ini agar tanah pada media tanam sudah subur dan siap tanam. Jangan
lupa siramkan perangsang akar pada media tanam. Langkah selanjutnya adalah
proses pemindahan bibit cabe pada polybag. Atau proses utama menanam cabe
dengan media polybag.
Proses pemindahan bibit cabe
Bagian ini tidak boleh dianggap sepele. Karena akan mempengaruhi
proses pertumbuhan benih cabe. Pindahkan bibit cabe dari tempat penyemaian
kedalam polybag. Lakukan pada pagi hari atau sore hari, agar benih cabe tidak
layu karena dipaksa keluar dari tempat penyemaian pada saat kondisi lingkungan
panas. Lakukan pemindahan bibit dengan hati-hati agar tidak merusak akar.
Buat lubang pada polybag 5-7 cm. Kamudian pindahkan beserta bibit cabe beserta
tanah pada petak ke dalam polybag. Tutup kembali lubang yang masih tersisa
dengan tanah tadi.
![]() |
| pemindahan benih cabe |
Pemeliharaan dan perawatan tanaman cabe
1. Tambahkan satu sendok pupuk NPK pada
setiap polybag atau pot, namun jika ingin menanam secara organik, ganti NPK
dengan pupuk kompos atau dengan pupuk organik cair. Tambakan kompos juga saat
tanaman hendak berbuah.
2. Siram tanaman cabe 3 hari sekali, terutama
saat pagi atau sore hari. Hindari menyiram tanaman saat udara masih panas dan
terik. Karena akan menyebabkan tanaman cabe cepat layu.
3. Saat cabe muda memiliki panjang 20cm,
pasang ajir bambu untuk menopang tanaman. Agar nantinya batang cabe kuat untuk
menopang banyaknya buah cabe saat panen.
4. Saat memasuki usia 20 hari sejak
pemindahan, jangan lupa hilangkan tunas-tunas muda yang tumbuh pada ketiak
daun. Hal ini bertujuan untuk membuat tanaman tetap tumbuh keatas hingga batang
tumbuh kuat. Karena jika tunas muda dibiarkan, tanaman cabe akan tumbuh
menyamping.
5. Apabila terdapat hama segera ditangani. Jika
terdapat jamur gunakan fungisida, jika ada hama putih semprot dengan pestisida,
jika ada ulat atau serangga semprot dengan insektisida. Atau gunakan pestisida
alami untuk tanaman organik.
Proses panen cabe
Proses pemanenan lakukan pada saat pagi hari. Hindari memanen saat
sore atau malam, apalagi saat siang hari. Masa panen cabe biasanya berbeda-beda
tergantung varietasnya. Waktu panen terbaik tanaman cabe adalah saat buah belum
seluruhnya berwarna merah. Masih terdapat garis hijau, dan cabe masih tahan
hingga 3 hari sebelum terjual ke para pedagang di pasar.
Usai sudah artikel tentang bagaimana cara menanam cabe dengan polybag. Jangan lupa bagikan dengan teman-teman lainnya ya. Selain cabe, kita
juga bisa menggunakan polybag untuk menanam tomat, jeruk, rambutan dan tanaman
lainnya. Selamat mencoba menanam cabe menggunakan pot juga.


